upcoming event

Klasik sampai Indonesia Mutakhir | konser piano Nadya Janitra

KONSER Piano Nadya Janitra
19 Desember 2011 | 19.30 wib
TemBi Rumah Budaya
JL Parangtritis 7.5 Yogyakarta

MASTERCLASS PIANO (terbuka untuk umum)
20 Desember 2011 | 09.00 -12.00 wib
Tembi Rumah Budaya

“Klasik sampai Indonesia mutakhir”
konser piano Nadya Janitra

Beethoven | Chopin | Amir Pasaribu | Jaya Suprana | Slamet A. Sjukur

Dalam suasana booming pianis muda dunia khususnya kawasan Asia masa ini, Indonesia terbukti andil cukup besar. Nadya Janitra yang lahir dalam situasi ini tidak melewatkan begitu saja kesempatan ini. Ia membekali pengalaman belajar sebagai pianis panggung sampai ke Belanda. Bekal pengalaman yang ia dapat adalah untuk mencari akar budaya musik dalam dirinya. Ia menyusuri lika-liku polifoninya Bach, gemuruh keruh emosi Beethoven yang bergizi tinggi, akrobat jari jemari alla Chopin.

Tak mau hanya sampai disitu, ia mencari jejak musiknya kembali ke kampung halaman menyusuri pematang eloknya eksotika Amir Pasaribu yang sarat dengan orientasi Eropa, namun menginginkan gamelan ada didalamnya. Ini adalah sebuah cara untuk mencari ke-Indonesiaan masa itu, yang dilanjutkan oleh Jaya Suprana sebagai manusia yang memiliki banyak keahlian termasuk menjadi “kelirumolog”, namun selain itu sebagai pengarang musik piano karyanya sangat berwarna, meskipun bayangan List dan Chopin dalam karya-karyanya sangat kental. Tidak berhenti disini. Nadya menyusuri avant garde Indonesia mencicipi petualangan sunyinya Slamet Abdul Sjukur.

Permainan Nadya menjadi cermin jejak yang dapat kita cermati seberapa dalam ia menyelami, menggauli, mengalami musik-musik dunia. Dan pengalamannya ini akan dibagi kan untuk kita dalam konser-konsernya sehingga kita dapat mengalami apa yang Nadya alami sebagai pengalaman kita pribadi untuk memahami hidup melalui musik sebagai bahasa batin yang universal.

p r o f i l

Nadya Janitra,
Lahir di Jakarta pada tahun 1987, diperkenalkan kepada musik oleh ibunya sendiri, Ibu Susiana Adhitjan, pada usia 4 tahun. Ia lalu diterima pada usia 5 tahun di Sekolah Musik YPM dibawah bimbingan Ibu Linny Sugianto. Selama perjalanan pendidikan musik di Sekolah Musik YPM Nadya selalu menunjukkan prestasi yang gemilang sampai akhirnya ia lulus Persiapan Konservatorium 3 dengan penghargaan YPM Artist Award pada tahun 2004. Pada tahun 2005 ia menyelesaikan program Pendidikan Keguruan 4 dibawah bimbingan Ibu Aisha Ariadna Pletscher. Selama 2 tahun berikutnya, Nadya bekerja sebagai staff pengajar di Sekolah Musik YPM. Pada tahun 2007 Nadya berhasil diterima dan melanjutkan pendidikan musiknya di Royal Conservatory, Den Haag, Belanda. Ia berguru kepada Ms. Ellen Corver (anggota dari Osiris Trio) dan mendapat gelar Bachelor of Music pada tahun 2011.

Selain belajar piano, Nadya juga dibekali pelatihan profesional oleh Hans Eijsackers dan Han-Louis Meijer untuk mengiringi penyanyi dan pemain instrumen melodi lainnya. Nadya juga bergabung bersama dua orang temannya dalam Fauré Trio. Aktif dalam duo maupun musik kamar, Nadya juga bergabung dalam Ensemble Royaal yang dipimpin oleh conductor Lucas Vis dan Jurjen Hempel.

Nadya mengadakan konser solo perdananya di Kedutaan Besar Belanda, Erasmus Huis, ketika ia berusia 16 tahun. Pada tahun 2006 Nadya mengikuti Summer Course di Paris, Perancis dan dilanjutkan di kota Toledo, Spanyol dalam rangka International Piano Festival. Ia juga aktif dalam mengikuti baik masterclass maupun workshop di antaranya oleh Prof. Reynaldo Reyes (USA), Janusz Olejniczak (Polandia), Adela Martin (Spanyol), Akiko Ebi (Jepang-Perancis), Ramzi Yassa (Mesir-Perancis), Solomon Mikowsky (Kuba-USA), Kwang-Wu Kim (Korea-USA), David Kuijken (Belanda), Rian de Waal (Belanda), Naum Grubert (Jerman-Russia) dan terakhir oleh Paul Badura-Skoda (Austria).

Selama menimba ilmu di Belanda, Nadya telah mengadakan beberapa konser solo baik di Indonesia maupun di Belanda. Beberapa konser piano tunggal yang diselenggarakan Indonesia antara lain “Dari Kita untuk Kita” di SMYPM Bintaro (2009), “Resital Piano Tunggal Nadya Janitra” di Goethe Haus (2010), dan “Konser Piano Tunggal” di Auditorium Musik ISI, Yogyakarta. Selain itu konser solo di Belanda bertempat di Boskantkerk (2009), Centrale Bibliotheek (2010) dan Triumfatorkerk (2009&2010) di Den Haag. Nadya juga terpilih sebagai pianis dalam Saxophone Concert Tour 2010, yang merupakan rangkaian konser pada beberapa kota di Belanda seperti di Leiden yang bertempat di BplusC (Bibliotheek Plus Centrum), di kota Lisse, dan juga gedung kesenian terbesar di Den Haag, Dr. Anton Phillipszaal. Tahun 2011, Nadya dipercaya sebagai salah satu pianis dalam Lisztomania yang merupakan kerjasama dengan Codarts (Rotterdam Conservatory) untuk menyuguhkan karya-karya piano oleh Franz Liszt yang dibuatkan koreografi tari ballet oleh Jan Linkens di Lucent Danstheather yang merupakan gedung pementasan tari balet ternama di Den Haag.

PROGRAMM:

L. van Beethoven
“Sonata op.31 no 3 in E flat Major”

F. Chopin
“Barcarolle”

Amir Pasaribu
“Berceuse”
“Sriwidjaja Variations”

Slamet A. Sjukur
“Yutaha”

J. Suprana
“Epitaph I”
“Fragmen”

sampai jumpa di ruang konser…!

Live streaming : www.tembi.net